Labels

Wednesday, October 13, 2010

Pangandaran SI B 07(Januari 19-22)

Ah ingin nulis dan ada satu memory yang tak bisa dilupakan walaupun sudah sangat telat saya menulis cerita ini, tapi gpp..
Seperti Judul Kita teman teman SI B 07 Berencana pergi berlibur kepangandaran dalam rangka bermain bersama hihi.. akhirnya setelah memakan waktu berbulan bulan sebelum keberangkatan hari H pun tiba yups tanggal 19 Januari 2010 kami pergi dari kampus menuju pangandaran. eith seblum saya lanjut cerita kilas mundur lagi hihihi. rencana kami kumpul dikampus pada jam 3:00(SUBUH) dan menggunakan 2 mobil(karna kita cuman 15orang). beberapa teman ada yang mau ikut dari rumah. teman pertama arief dia sedang menunggu teman kedua Fujhi(yang ini susah banget ontime hahaha). tiba tiba hp ku berbunyi saat kubuka smsnya adalah "gis ini si fujhi belom dateng kerumah gw gimana?" gw terbangun dan kaget ini jam brp ternyata jam 2:45 adoeh gw telat ini -_- langsung lah bergegas mengambil handuk dan mandi jam 3an selesai gw dapet sms lagi si fujhi baru mau berangkat gis dalam hati untung hahahaha(maap ya ji) langsung buat mie untuk menganjal tak lama fujhi datang dengan arief langsung kite capcus ke kampus hohoho.. sampe jam 3:30 belom ada penampakan mobil satunya, tak lama dateng si kuzz langsung menjemput beberapa teman. yak akhirnya setelah semua kumpul jam 4:00 kami berangkat menuju pangandaran(ngarettt kareet) eits tapi sebelumnya masih ada 2 teman yang nyasar naek angkot hihihi edi dan daniel akhirnya kami jemput mereka terlebih dahulu sembari isi bensin hohoho..
sepanjang perjalanan kami berhenti beberapa kali karna ada yang mabok mbok(vally, Adi ngaku hahaha) setelah bejalan beberapa jam kami sudah hampir sampai pangandaran tiba tiba om pman ngomong gis gis berhenti disana, dari sana kita bisa lihat laut, yak berhubung saya belom pernah melihat maka berhentilah kami disana.. pas diliat mana lautnya Yak, setelah berjuang untuk melihat ketemu juga hahaha.. yak tak lama dari tempat tersebut kami sampai pangandaran membayar karcis dan langsung masuk penginapan. saat masuk ke daerah pantai aku langsung nyeleteuk "Yang kayak gini pantai" tak lama vally merasa hahaha dia langsung ketawa(karna kami pernah ke ancol dia ngomong seperti itu maklum orang ambon pantai disana keren keren katanya). akhrinya kami sampe ke penginapan dan mulai meraphikan barang bawaan kami ke dalam kamar, setelah selesai kami jalan jalan ke pantai barat karna kami menginap dipantai timur, saya ingat berkata kepada gaby, gab kalo dipantai jangan sompral dia tanya sompral tuh apa tak jelasin deh, akhirnya kami sampai juga di pantai barat si gaby langsung lari ke arah pantai sambil teriak GW MAU BUNUH DIRI... adoeh padahal tuh orang dah gw bilangin. akhirnya kami kembali ke penginapan setelah perut keroncongan kami cari tempat makan tapi tidak rame rame hanya beberapa orang saja, kebetulan si gaby tinggal dipenginapan, setelah selesai makan kita balik lagi neh ke penginapan dan dapet cerita tuh si gaby hampir keserupan katanya dah ketawa ga jelas matanya aneh(untung gw lagi makan diluar jadi ga liat hahaha). malam harinya kami bermain sepeda setelah itu kami bermain kartu. Kamar saya berisi 4 orang(vally,gaby,gladys,ane) yang cewek digabung semua dah.. ane udah cape banget perjalanan hari itu jadi dah tidur tiduran dikamar si gaby sudah tidur vally dan gladys mulai mau tidur saat sudah mau tidur sudah hening tiba tiba si gaby teriak reflek kami terbangun, si gaby sambil nunjuk ke arah vally sambil nunjuk itu itu kearah vally, vally langsung melihat kebelakang sambil menujuk ke satu titik tidak kalah hebohnya si gladys sambil teriak putih putih, gladys langsung kaboer ke luar kamar, kamar sudah ga kerukeruan teriak semua dah gw masih binggung ada apa neh akhirnya keluar semua yang cowok pada datang semua kenapa kenapa ternyata tidak ada apa apa -_-.. gara gara yang satu mimpi masuk jurang teriak yang atu parno putih putih jadi aja hebring yak akhirnya tidur deh kami. pagi paginya kami pergi kepasar untuk membeli bahan untuk makan. dan beberapa koki sudah menunggu di penginapan abah aldry, abah fujhi, abah david, abah boy yang cewek ga tau pada kemana wkwkwkkw... akhirnya makanan jadi dan kita langsung makan setelah selesai makan kita langsung ke batukaras sesampainya di batukaras abah padang langsung menceburkan diri kepantai dan kita semua lanjut kecuali satu abah neh si adi ga brani katanya hahaha nyesel loh di.. setelah selesai kami bermain air di batukaras kami langsung balik lagi ke penginapan untuk beristirahat hahaha.. pada malam harinya kami makan seafood kecuali abah boy karna dia veget. makanan pada saat itu tersisa aneh sekali padahal ada ikan sapu sapu hahaha.. keesokan harinya pagi pagi sekali kami bermain banana boot dan langsung pulang menuju bandung. kami sampai bandung malam dan bubar langsung ke kostan masing masing.. well gw buat cerita ini sambil tertawa karna kejadian yang lucu, jadi pengen jalan jalan bersama lagi.. ini adalah moment yang tak akan terlupakan love u all

Tuesday, August 03, 2010

Aigis Telah Melewati Masa-masa Sulit Itu...

JAKARTA, KOMPAS.com – Sepintas, Aigis Arira (21) terlihat seperti mahasiswa pada umumnya. Kini, ia menempuh semester 7 jurusan di Institut Teknologi Harapan, Bandung. Tak ada yang menduga bahwa ia seorang penyandang disleksia.

Pada beberapa fase hidupnya, Aigis pernah mengalami masa-masa sulit. Saat ia dianggap memiliki hambatan belajar. Sesuatu yang menurutnya biasa-biasa saja. Tetapi, tak biasa bagi orang-orang sekitarnya. Saat menginjak kelas 3 SD, orangtuanya baru menyadari bahwa Aigis mengalami perkembangan yang berbeda dari anak-anak sebayanya. Ia menceritakan, awalnya, ia menempuh sekolah dasar di SD Cinere 03 pada tahun 1995-1997.

“Di sini, saya pribadi tidak merasakan kesulitan di dalam diri saya. Tetapi, di mata orang sekeliling saya, mereka berpendapat lain. Saya tidak bisa membedakan ‘b’ dan ‘d’ bahkan sering kebalik, menyalin suka salah, padahal saya duduk paling depan. Menghafal perkalian dan pembagian saya tidak bisa, menggambar kubus hasilnya bisa trapesium,” kisah Aigis, dalam sebuah seminar nasional mengenai disleksia, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Aigis juga mengalami hambatan dalam mengutarakan pendapatnya, sehingga berakibat ia malu bertanya dan tidak bisa bergaul dengan teman-temannya. “Sayangnya, tidak banyak yang mengetahui kondisi saya, bila orangtua saya tidak mencari info, maka mungkin sampai sekarang tidak akan tahu bahwa saya mempunyai sesuatu yang unik,” ujarnya.

Menyadari ada kekhususan yang dibutuhkan anaknya, orangtua Aigis kemudian memindahkannya ke sekolah khusus, SD Pantara, yang menangani anak-anak yang mengalami kesulitan belajar spesifik (specific learning difficulties/LD). Di sekolah ini, Aigis lebih merasakan kenyamanan karena mendapat penanganan khusus dan lingkungan yang lebih kondusif. Pendidikan dasarpun berhasil ditamatkannya.

Melanjutkan ke SMP Umum

Masa SMP dirasakan Aigis adalah masa terberatnya. Setamat SD, Aigis dan keluarganya hijrah ke Bandung. Disana, Aigis tak lagi mengenyam pendidikan di sekolah khusus. Ia kembali melanjutkan ke sekolah umum, SMPN 4 Cimahi. Pada masa SMP inilah, Aigis diberitahu oleh orangtuanya bahwa ia seorang penyandang disleksia. “Ketika SMP, orangtua saya baru menjelaskan bahwa kondisi saya seperti ini, seperti ini. Inilah titik terberat yang saya alami, karena harus sekolah di sekolah umum, beda dengan SD saya yang muridnya sedikit,” kata Aigis.

Ia pun harus beradaptasi. Dari semula di SD hanya memiliki teman 8 orang dalam satu kelas dengan dua guru, kini 44 orang orang dengan satu guru. “Waktu SMP, saya selalu memilih duduk di belakang karena takut ditanya guru,” ujarnya enteng.

Bagaimana prestasi belajarnya? “Saya ranking 44 dari 44 murid. Lumayanlah, ada rankingnya, daripada enggak ranking,” kata Aigis sambil tertawa.
Tetapi, saat SMP ini, dorongan orangtua sangat kuat dirasakan Aigis. Ia diminta hanya mencatat seluruh pelajaran dan perkataan gurunya. “Saya belajarnya di rumah, dengan orangtua saya,” kata gadis hitam manis ini.

SMA Juara Mengetik 10 Jari

Memasuki jenjang pendidikan menengah atas, Aigis merasa sudah lebih bisa cepat beradaptasi dengan lingkungannya. Ia melanjutkan ke SMK dengan jurusan RPL alias Rekayasa Perangkat Lunak. Ya, Aigis memang suka dengan segala seuatu yang berhubungan dengan computer. Lagipula, sekolah kejuruan dianggapnya sebagai pilihan tepat karena tak harus berhadapan dengan pelajaran-pelajaran di sekolah umum yang dirasanya sangat sulit.

“Selain itu, jumlah muridnya hanya 28 orang per kelas ditambah dengan pembagian jurusan menjadikan perbandingan guru dan murid menjadi lebih sedikit. Di sekolah ini pelajaran praktek lebih banyak daripada teori sehingga pemahaman mata pelajaran terasa lebih nyata,” ujarnya.

Prestasii sekolahnya pun bisa menyamai nilai rata-rata di kelasnya. Hal inilah yang membuat Aigis semakin termotivasi dan percaya diri. Di masa ini pula, Aigis meraih prestasi yang sangat membanggakan orangtua dan dirinya sendiri : juara untuk pelajaran mengetik sepuluh jari (blind system). “Saya mendapatkan point tertinggi di sekolah. Padahal, untuk menghafalkan abjad dari A sampai Z saya masih belum bisa. Dan sampai saat ini pun saya tidak mengerti kenapa saya bisa juara,” kata Aigis.

Selepas menamatkan pendidikan menengah atasnya, Aigis akhirnya memilih untuk melanjutkan pendidikan dengan jurusan Ilmu Komputer di Institut Teknologi Harapan, Bandung. Di masa ini, bantuan materi pelajaran dari orangtua sudah sangat terkurangi. Aigis lebih didorong secara motivasi. Ia pun menyadari bahwa ia harus mandiri. Prestasi belajar Aigis pun, hingga menginjak semester VII tak jauh berbeda dengan teman seangkatannya. Kini, Aigis tengah menyusun skripsi untuk meraih gelar sarjananya.

Peran orangtua

Bagi anak-anak penyandang disleksia, dukungan dan peran orangtua sangatlah menentukan. Setidaknya, itu yang dirasakan Aigis. Selain berharap motivasi dari pihak di luar diri, ia juga menekankan, perlunya memberikan rasa percaya pada diri sendiri.

“Camkan bahwa saya mampu dan saya bisa. Dengan begitu, saudara, teman bisa menerima saya. Tetapi, saya berterima kasih, karena kesabaran dan peran orangtua saya bisa seperti sekarang. Saya selalu ingat kata-kata orangtua saya, ‘biar hasilnya jelek, yang penting hasil saya sendiri’. Kata-kata ini membuat saya merasa dipercaya dan mampu,” ungkapnya.

Aigis yakin ia tak sendiri. Di luar sana banyak juga anak-anak penyandang seperti dirinya. Ia berharap, pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar bagi anak-anak berkesulitan belajar spesifik seperti dirinya. “Saya yakin, anak-anak yang mengalami disleksia tidak semuanya dari kalangan mampu. Selayaknya pemerintah memberikan perhatian yang lebih baik dan berimbang kepada anak-anak seperti kami,” harapnya.
Sumber

Sunday, August 01, 2010

Kisah Aigis Menjadi Penyandang Disleksia oleh AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Jakarta, Ketika duduk di bangku SMK, Aigis selalu mendapat nilai tertinggi untuk pelajaran mengetik 10 jari (blind system). Siapa sangka, gadis yang kini telah menjadi mahasiswi ini bahkan tidak mampu menghafal abjad dari A sampai Z karena mengidap disleksia. Gejala paling umum pada penyandang disleksia adalah kesulitan membaca dan mengeja. Berbeda dengan gangguan belajar biasa, kesulitan mengeja pada penyandang disleksia bukan disebabkan oleh kurangnya kecerdasan. Gangguan ini merupakan kelainan genetik yang dialami individu dengan Intelegency Quotient (IQ) normal atau bahkan di atas rata-rata. Aigis Arira, seorang penyandang disleksia yang kini berusia 21 tahun mulai bermasalah dalam belajar sejak duduk di bangkub SD. Ketika itu, ia mengalami kesulitan untuk mengerjakan beberapa hal sebagai berikut: 1. Sulit membedakan huruf 'b' dengan 'd' dan sering terbalik menggunakannya 2. Sering salah mengutip dari papan tulis meski selalu duduk paling depan 3. Tidak pernah berhasil menggambar kubus, selalu menjadi trapesium Kondisi ini membuatnya malu kepada guru dan teman sebaya. Ditambah dengan kondisi kelas yang berisi banyak siswa, Aigis semakin sulit untuk mengakrabkan diri dengan guru agar bisa menyampaikan kesulitannya. Beruntung orang tua Aigis cukup peka dengan kesulitan yang dihadapi anaknya. Setelah mencari tahu dari berbagai sumber, akhirnya ketahuan bahwa Aigis menyandang disleksia dan membutuhkan penanganan khusus. Begitu naik ke kelas 3 SD, Aigis dipidahkan ke sekolah khusus SD Pantara Jakarta dengan kelas kecil yang hanya terdiri dari 8 siswa. Pendekatan yang berbeda serta situasi yang lebih kondusif di sekolah baru membuat Aigis lebih lancar dalam belajar. Namun kesulitan kembali dihadapi Aigis saat melanjutkan ke sebuah SMP Negeri di Cimahi, Jawa barat. Lagi-lagi pendekatan di sekolah umum yang dirasakannya kurang personal membuat prestasi belajar Aigis ambruk dan harus puas menduduki ranking 43 dari 44 siswa. Meski merasa tertinggal dalam pelajaran dan pergaulan, Aigis tidak langsung berputus asa. Dengan bantuan kedua orangtua yang selalu mendukungnya, ia akhirnya diberi perlakuan khusus untuk menunjang belajarnya. "Waktu SMP adalah masa terberat saya ketika saya lebih banyak jadi penonton di kelas atau lebih mirip wartawan sebenarnya. Saya hanya mencatat materi semampu saya, lalu orangtua mempelajarinya di rumah untuk dijelaskan lagi ke saya sampai paham," ungkap Aigis dalam Simposium Nasional Dyslexia Awareness di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, Minggu (31/7/2010). Begitu lulus SMP, Aigis memilih melanjutkan ke SMK jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Alasan utama Aigis memilih jurusan tersebut adalah karena jumlah siswa di tiap kelas hanya sedikit, di samping ia memang menyukai pelajaran yang lebih banyak praktik dibanding teori. Sejak saat itu, rasa percaya diri mulai tumbuh pada Aigis yang kini duduk di semester 7 Institut Teknologi Harapan Bangsa di Bandung. Di jenjang SMK itulah ia mulai bisa menunjukkan preatasinya dengan meraih nilai tertinggi untuk pelajaran-pelajaran yang ia sukai, misalnya mengetik 10 jari (blind system). Ketua Pelaksana Harian Asosiasi Disleksia Indonesia (ADI), dr Kristiantini Dewi, SpA mengatakan, disleksia merupakan kelainan genetik yang berbasis neurologis. Gangguan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan kebodohan, tingkat ekonomi maupun motivasi belajar. Meski mengalami kesulitan dalam membaca, menulis dan mengeja, penyandang disleksia memiliki intelejensi normal atau bahkan di atas rata-rata. Kecerdasannya seringkali menonjol di bidang atau area belajar yang lain. "Banyak tokoh besar yang juga menyandang disleksia. Fisikawan Albert Einstein, mantan presiden Amerika George W Bush serta aktor laga Tom Cruise adalah beberapa contoh orang-orang berprestasi yang menyandang diskeksia," ungkap dr Kristiantini yang berpraktik di CDC Santosa bandung International Hospital. (up/ir)
Sumber

Thursday, July 22, 2010

Dyslexia Awareness Diknas, 31 Juli 2010

Dyslexia Awarness : Menuju Layanan Prima Untuk Melindungi Anak Indonesia.
Seminar 1: Dukungan Profesional bagi Anak Disleksia
Seminar 2: Menemukan Disleksia Lebih Dini
Workshop: Strategi Pembelajaran Disleksia
Diadakan : Sabtu, 31 Juli 2010 sd 1 Agustus 2010
Alamat : Gedung D LANTAI 2 Kantor Kementerian Pendidikan Nasional
Untuk Pendaftaran Hubungi:
Fiti 0813 1015 2352, Sekolah pantara (021) 723 4581
Asosiasi Disleksia Indonesia(022) 730-3244
Maaf Ya fotonya kurang jelas :D


Sunday, June 20, 2010

Rafting di Palayangan, Pengalengan, Bandung.

Wiss dah lama rasanya tidak menulis di blog ini.. yah akhirnya saya dapat bahan untuk diceritakan hehehe...
okeh satu kata RAFTING..
ini adalah cita cita ku dari kecil, pengen banget maen ini dan akhirnya kesampean juga walupun jumlah persertanya hanya sedikit(banyak yang tumbang di hari H) tapi tetap tidak mengurangi rasa penasaran saya selama bertahun tahun hahaha... sekedar info kita melakukan rafting pada hari minggu, yang di ikuti oleh saya sendiri, dira, gaby, arief, edy.. yups kami cuman berlima jadinya dari rencana berlapan hahaha..
okeh sesuai schedule kami berencana berangkat jam 6:30 pagi dari Dipatiukur.. well saya sampe jam 6:40 di patiukur dan menelpon salah satu teman saya yang memang kost disana, saya sudah sedikit curiga kenapa di tlp tidak diangkat akhirnya kami memutuskan untuk dateng ke kosanya dan eng inge eng DIA BELOM BANGUN -_-!.. akhirnya kami tunggu semua perserta kumpul dan siap hihi,.. edy pun dateng dan gaby pun dateng (karna setelah dia bangun kita tinggal ke tempat awal kita janjian). yak akhirnya dari rencana berangkat jam 6:30 berangkat lah kita jam 7:30 mantaff ngaletnya jajaja.. well seperti biasa jadi supir saya memutuskan melewati soreang untuk sampe ke daerah tujuan tak lama lewat soreang saya mulai binggung ini jalan kemana yah, akhirnya saya bertanya pada penumpang semua geleng geleng jajaja... terjadi lah adegan nyasar(ini gara gara ga tau alamatnya terus ga liat gps pula -_-).. akhirnya di satu titik saya merasa kita sudah nyasar(untung ga jauh banget sih) akhirnya kami memutuskan bertanya dan puter arah... dan setelah berjalan ala offroad(maklum lobang sana sini) ketemu juga plang yang menunjukan 23km ke pangalengan yang sen kanan tancapp.. setelah berjalan cukup lama akhirnya kami sampe pengalengan hhhmm(disini kami berjanji sama orang rafting untuk ketemuan dan ditunjukan arah menuju tempat raftingnya.. yah akhirnya kami sampe juga di tempat rafting.. setelah sampe kami siap siap(ada yang makan dulu, ada yang potret2x dulu).. setelah kumpul semua akhirnya kami breafing, kami diberi penjelasan bagaimana cara mendayung, dll.. akhirnya yang di inginkan terjadi eits tapi kita ga langsung ke medan dulu di situ cileunca kita latihan dulu cara mendayungnya dan beberapa penjelasan singkat diatas kapal setelah pegel mendayung dayung akhirnya kami start juga hehehe.. sempat terjadi perdiskusian dengan pemandu kami, saya bertanya kenapa orang tersebut berjalan, dia berkata mungkin dia tidak ingin melewati medan itu(sambil menunjuk arah sungai), saya bertanya balik memangnya ada apa dengan medan tersebut, dia berkata itu medan agak susah, ting ting langsung tak pake pikir saya bilang kita musti start dari sana hahaha. dan akhirnya kita start dari sana dan memang pengalaman 1jam tersebut tidak akan pernah dilupakan, menabrak pigir pigir sungai yang banyak pohonnya, dan nyangkut di bebatuan, sungguh sangat seru(kalo perlu ulang lagi nyoo).. memang ini adalah pengalaman pertama untuk kami semua.. oh ia dipertengahaan rafting kita ada istirahatnya dan diberikan snack jadi kita makan snack ditengah sungai hihi pengalaman yang asik, dan ada beberapa teman yang mempraktekan bila hanyut ada ada aja... okeh setelah sampai finis(yah selesai juga raftingya) kita naek sebuah kendaraan lokal disini saya dibuat kagum oleh pemandaganya yups banyak pohon teh dan terlihat gunung malabar ini indah sekali(maklum rasanya saya belom pernah ke pangalengan).. selama jalan kurang lebih 2.5km naek kendaran lokal tersebut saya tidak bosan melihat pemandanganya, akhirnya kami pun sampe di tempat awal kita melakukan rafting, langsung deh kita mandi dan beberes, eits seblum pulang kita dikasih makan dulu hehehehe.. yups kami makan dan ada beberapa teman bergaya di situ cileunca yang tak kalah indahnya dengan kebun teh tersebut.. akhirnya kami melakukan perjalanan pulang, sebelum pulang kami nanya dulu ke pemandu kalo tempat susu di pangalengan dimana, dan akhirnya kami kesana dan membeli susu bebarap litter dari koprasi sana.. eits sebenarnya saat di dalama mobil local saya sempat berbicara dia bilang disini(tah dimana) bisa meres susu sendiri dari sapinya lohh(berhubung ga tertarik pengen langsung minum jadi ga nanya lagi deh)... yak setelah selesai kami membeli susu dan rafting(lelah banget) akhirnya kami sampe bandung jugaaa...... sekian pengalaman kami xixixixi

Tuesday, June 16, 2009

Perjalanan kilat Bersama Ibu


Hari sabtu kemarin aku di jemput sama mbak dini kebandung, aku ikut ke semarang bersama mereka... ditengah perjalanan yang melelahkan itu om kuw berkata "gis mau bawa?" wah dengan senang hati aku bilang "IA" lagian ini pengalaman pertama bawa kendaran kedaerah pantura mungkin ada sekitar 200km aku bawa kesimpulannya ternyata menyenangkan Trims Ba and Om atas kepercayaanyaaa akhirnya kami sampai di tempat makan favorite mbak kuw kita makan dulu disana dan sampe semarang jam dua belas malam... Di pagi hari yang indah kita mengelilingi semarang dan tidak lupa makan bakso di malam hari hahaha(kata ibu mau nostalgia), malem harinya aku and mbak nindy jalan jalan keliling semarang naek motor soalnya kalo pake mobil susah nanti kalo mau berhenti mendadak.. aku bernarsis ria, di daerah bunderan pas kena lampu merah tiba tiba ada seorang anak perempuan loncat sambil teriak"Hore Aku LULUS" teman disebrang langsung motret dan si perempuan tersebut langsung lari lagi(tatut ditabrak ya).. tirms ya mbak mau ajakin muter muter (Jangan lupa titipannya) hahahaha.
Dan seperti biasa kita hanya punya waktu Dikit Sekali...
Langsung malem jam jam 12 malem kami pergi lagi ke stasiun kereta untuk lanjut ke surabaya.. jam 7 pagi kami sampai... Tibalah dirumah soudarakuwww, dan langsunglah aku pergi bersama mbak novi "menculik mobil mba ita" hehehe setelah mengambil mobil mbak ita kami langsung deh pulang untuk menjemput ibu dan diva, setelah itu lanjut ke target utama SURAMADU... wah akhirnya sampe juga di belokan yang memberi tanda panah arah suramadu... perasaan perjalanan dilewati susah payah macet untung ga pake nyasar :)).. langsung aku ambil tiket gerbang tol beri sen jalan dikiri kecepatan tidak lebih dari 30 hahaha(seumur umur ga pernah lewat tol speed segitu), nah sambil liat kiri kanan aku mencari mobil lain ada yang berhenti tidak yaa wah sempet sedih juga sudah keliatan jembatanya ga ada yagn berhenti eh pas dijembatannya ternayta pada berjejek mobil dan motor berhenti semua Langsung deh ambil bahu jalan =)) kita turun dan bernarsis ria, "wah mumpung tolnya sepi aku foto ditengah agh" langsung deh nyebrang hahaha mana ada kesempatan foto ditengah tol.. disaat bernasis ria ada bunyi ngiung ngiung ngiung sambil bilang dilarang untuk berhenti :)) orang orang pada kabur ya aku juga ikut kabur :)) dan akhirnya kami melanjutkan perjalanan keluarlah kami dari semarang dan sudah sampe madura.. binggung juga neh ada apa di madura makanan enak atau tempat nongkrong yang enak dimana yaaa.. akhirnya kuptuskan telp ua. dan dia bilang makanan yang enak itu adalah bebeknya.. akhirnya kita cari bebek dan akhirnya dapet bebeknya kata orang yagn ditanya sih pas saat nyasar dia bilang memang ini yang paling enak dan hasilnya memang uenak ;)). seumur hidup beli makanan ga boleh bungkus dan nambah :)) ada ada aja neh yang jualan. akhirnya berhubung waktu mepet karna kami jam 6 sudah harus dikereta api untuk balik kebandug... kita pulang dan langsung beberes....

Monday, March 23, 2009

Beli Printer Baru

Hari minggu kemarin akuw beli Printer baru berhubung printer kuw rusak hehehe.. setelah bertransaksi beli printer kuw bawa lah kerumah, dirumah dan kulakukan instalasi.. pas akuw liat di bagian belakang printer ada tulisan yang seperti warning gitu lah yang intinya printer ini jangan dipake buat duit palsu.. Hmm sejenak setelah baca tulisan itu yang gw pikirikan adalah OOH ternyata printer ini dapat buat uang palsu hahaha...(padahal printerkuw printer murahan)... Yang aku pikirkan adalah sebenarnya aku tidak pernah memikirkan hal tersebut tetapi karna orang orang terlalu takut untuk membuat uang palsu makanya ditulis.. pernah kepikiran ga sih kalo kayak gitu orang yang tadinya ga mikir malah jadi mikir yah kan.. Yah kayak film film jaman sekarang tuh mengungkap pedagang pedagang memakai ramuan apa.. coba deh dulu akuw ga pernah membayangkan tapi sekarang informasi seperti itu malah semakin meluas malah seperti mengajari.. o0o coba deh informasi seperti ini jangan terlalu di gembar gemoborkan hahaah maaf yey kalo OOT lagi :D

Friday, February 20, 2009

Penipuan

Well tadi malam gw ga bisa tidur nyenyak karna keluarga besar papay(kucingkuw) ribut banget eong eong maklum lah papay baru melahirkan 4 anak tapi 1 udah mati. jadi aja paginya bangunya ngaret karna siang ini gw mau persentasi gw langsung aja gw menuju laptop kuw untuk mengkoreksi persentasi kuw jeng jreng ada tlp masuk nomor tak dikenal diangkatlah sama gw dia langsung bilang selamat pagi mbak kami dari salah satu operator tlp kami bla bla bla yang intinya dia mau ngasih hadiah ke gw pokoknya gw dengerin aja semua kata katanya gw iy iyain juga terakhir gw celah dia ngomong sambil gw bilang gini aja deh mas hadiahnya buat mas aja noh gw jawab baek baek ga pake maki maki ga pake kasar kasar. eh dia malah langsung ngatain gw dengan kata kata yang ga enak sialkan pagi pagi mau ngecek tugas malah dikata katain hagh akhirnya ga jadi buat tugas yang ada buat tulisan ini hahahaha. Yang gw heran modus ini sekarang lagi marak hati hati aja temen gw aja dua kali neh kayak gini berhubung nomronya cuman beda belakangnya doang jadi kesimpulanya dia papay satu satu =)) pagi yang menyebalkan.

Sunday, February 08, 2009

Jalan Lagi With My Friends

hari kamis yang lalu salah satu teman ku mengajak ku ke takuban prahu berhubung dia sendiri yang belom tau jadi kami memutuskan sabtu pergi ke takuban prahu start jam 8:30 dari kosan titin menuju takuban prahu mungkin sampe jam 9 lebih kali ya pokoknya jam 10 kami udah turun lagi berhubung bensin masih penuh hahahaha kami memutuskan ke sari ater ya kan kawan. sekitar jam 12 san aku dan titin memilih salah satu permainan yaitu ATV hahaha.. wah tracknya seru sekali menyenangkan(aku yang nyetir) kalo ga salah jaraknya 5.1km tapi ada satu hal yang bakal diinget terus sama kami berdua kami jatoh(karna keb0d0han kuw) kami jatoh berdua :(( dan sekarang cidera :((.. maafkan aku tien pengalaman pertama jatoh pula :D. setelah kami maen Atv 2 teman kuw mau naek flying fox. akhirnya kami berdua menunggu dulu mereka maen setelah mereka maen flying fox kami mau maen arum jeram hmmmm(ini neh yang gw mau walaupun kaki kanan udah ciderah alias keplitek) jaraknya kalo ga salah 1.2km.. dan menyenangkan kira kira perahu kebalik sekitar 2 kali xixixi seru seru.. setelah itu tepar kecapean dan memilih untuk berendam air panas(disini kita udah ga ada duit soalnya ga rencana ke sini sih duit udah abissssss) ya sampe jam 3 akhirnya kami sampe bandung jam 4 lebih mungkin hampir jam 5. Tapi intinya semua itu seru hahaha walupun sekarang sakit semua badankuww :((... Sekali lagi maaf ya tien ;)).. aku masukin foto bergaya di atv(xixixi sebelom tragedi masih pada seger semua )
)

Monday, January 26, 2009

Anda Seorang yang "JAGO"?

Jago, Hebat, Maha Tahu, ahli dsbnya tentunya mereka akan sangat bangga bila mendapat gelar tsb saya yakin.. tapi bagi saya itu adalah suatu definisi atau tolak ukur yang sangat tidak ada batasnya.. cerita sedikit kemarin liburan saya ke jakarta dan mampir ke Purba Adhika dan salah satu seorang guru disana bertanya dengan saya


A<-- aku
B<-- guru


B : Kamu jago pake Ad0be Ph0t0sh0p?

A : hmm Maksudnya jago tuh seperti apa?

B : Kamu bisa menggunakanya

A : Bisa menggunakanya.. Apa itu termasuk jago?


Entahlah selanjutnya seperti apa yang jelas menurut saya tidak ada yang jago atau hebat didunia ini saya percaya bahwa diatas langit masih ada langit.. hahaha jadi menurut anda definisi jago tuh seperti apa sih