Labels

Showing posts with label Eropa. Show all posts
Showing posts with label Eropa. Show all posts

Thursday, December 28, 2017

Part Lanjutan di Paris

Maaf ya postpone-nya kelamaan, mendadak aktifitas menjadi sangat padat. Nah hari ini saya mau melanjutkan cerita solo trip saya ke eropa. Nah melanjutkan cerita part 1, setelah hujan reda saya pingin keliling dari ujung ke ujung menara eiffel, tapi pas liat jalannya saya menyerah, kok gede amat sih ini menara, akhirnya saya mengurungkan niat saya, dan mengingat saya tidak punya banyak waktu di Paris, akhirnya saya lanjutkan perjalanan saya menggunakan bus. Untuk sampe ke halte menurut google maps, masih oke ditempuh jalan kaki, akhirnya saya jalan, pas lagi asik jalan saya lihat eh apaan tuh kok orang ada yang foto sampe pake kamera DSLR, karena merasa terarik saya deketin eh, ternyata itu terowongan tempat lady Diana meninggal, berhubung saya punya kesan sama beliau dan waktu saya SD saya sempet sedih pas dia meninggal taunya tanpa disengaja saya ketemu ujung dari terowonganya.

Gambar 1. Monumen Kejadian Kecelakan Lady Diana

Setelah selesai membaca tulisan yang ada di monumen tersebut, saya lanjutkan perjalanan saya, nah akhirnya saya menemukan halte yang dimaksud, tapi saya dibuat galau sama google maps haltenya yang nyebrang apa yang enggak ya @@ akhirnya karena males bertanya sesat lah saya di jalan wkwkwkw. Ya dipikir-pikir gpp sih, namanya juga turis, biar sesat juga happy, orang bisa liat pemandangan kota wkwkwkw. Setelah saya sadar saya tersesat saya turun dari bus dan mengganti bus agar saya sampai tujuan yang diinginkan. Sambil menikmat pemandangan di bus, saya sampai di tempat tujuan yang sebenarnya kwkwkw

Gambar 2. Arc de Triomphe

Di monumen Arc de Triomphe, saya gak ke tengah, karena menurut saya keindahannya itu dilihat dari jarak jauh, mungkin di dalam sana ada keterangan yang bisa dibaca, tapi saya skip, karena waktu juga mepet. Saya melanjutkan perjalanan saya, saya sedikit malas menggunakan bus (kalo nyasar ngabisin waktunya lama bo wkwkwkw). Next destination ke Louvre menggunakan MRT, saat turun dari MRT, sangat mudah untuk menemukan tempat ini, pas sampai di pintu masuknya,  saya udah kagum, beneran cakep banget ya detail ukirannya, dalam hati pantes dibilang kota fashion.


Gambar 3. Salah Satu Gerbang Louvre

Pas, masuk eh ketemu juga tuh gedung segitiga yang nge-hits banget wkwkkw, disini saya gak masuk lagi ke museum Louvre, sebenernya untuk museum satu ini saya ingin masuk. eh, taunya museumnya dah tutup, pantes antriannya kok sepi yaaak, batal deh mau lihat lukisanya :((, pas liat jam OMG, jam 7 malam rupanya wkwkwkw. Boleh dikata saya hanya sekali liat malam pas di Italy =)), jadi apa boleh dikata saya hanya bisa keliling dan lihat-lihat pemandangan sama noong dikit itu di dalam kaca ada apaan hahaha. 

Gambar 4. Louvre
Setelah puas melihat-lihat saya putuskan kembali ke penginapan, mengingat penginapan saya yang jauh dimata tapi dekat dihati (canda). Malam harinya,  malam yang masih sore maksudnya, hasrat jalan-jalan masih ada, setelah selesai mandi saya putuskan untuk muter di daerah tempat tinggal saya, di supermarket itu saya menemukan roti yang puanjaaang banget itu. Ternyata dimakan gitu aja enakk juga.

Keesokan harinya, saya langsung checkout dan menuju stasiun kereta untuk melanjutkan perjalanan saya, pas liat di peta, saya bingung ini harus kemana yaa, ah tapi sudahlah, yang penting sampe stasiun kereta, dan pas sampe bingung lah saya wkwkwkw (karna stasiunnya beda sama tempat kedatangan kan), nanya sama petugas, dia cuman ngomong pake bahasa dia, sambil nunjuk ke arah sana, cuman bisa bengong dan bilang thank you wkwkwkw. Akhirnya saya hanya terdiam disana sambil melihat lihat arah yang dia tunjuk sekaligus tiket saya sebenernya kudu kemana sih, pas asik bingung tiba tiba ada ibu-ibu wanita, dia nanya ke saya kamu ngerti apa yang dia bilang? gw jawab lah kagak sambil senyum, terus dia bilang, kalo saya harus ikut petunjuk no. 1, baru deh mudeng, yawes saya ikutin deh petunjuk no.1 kan, terus pas dipersimpangan stasiun itu sempet bingung ini kok kaya gak ada beda, akhirnya tuh cewek dateng lagi, dia bilang udah ikutin saya aja saya mau ke no.1 juga, langsung bahagia seketika wkwkwkw. Gw ikutin dong itu ibu-ibu, ya Allah jalannya cepet banget kaya flas. apa dia ga tau gw bawa tas segede dosa wkwkkw, tapi berhubung saya takut nyasar saya ikutin sambil ngosngosan, dan sedikit ngobrol dengan ibu tersebut. Pas sampai sana dia bilang itu bagian informasi kamu tanya aja sama dia yang mana jalur kereta saya, saya bilang ok, dan terima kasih kepada dia. Disini aku cuman nunggu kereta dateng untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya.

Nah pas waktu sudah menunjukan kereta saya, saya masuk ke dalam kereta dan berharap dapet makanan seperti di Thalys, tau tau ZONK, ga ada dikasih makan, wifi juga gak ada, akhirnya saya pergi ke kantin untuk beli makanan, ya pilihanya pasta ayam, pas dimakan alhamdulillah, hambar wkwkwkw. Untung udah bawa ABC satu bungkus, ga bayang dahhh. 

Gambar 5. Pasta

Nah perjalanan selanjutnya kemana ayooo.... tebak-tebakkk.. makin kesana makin seru lohhh hahaha... Tunggu lagi next country yang akan saya kunjungi yaa....







Tuesday, June 06, 2017

Mengajukan Visa Belanda Menggunakan Surat Kunjungan

Okai, kali ini saya akan membahas apa saja yang dibutuhkan untuk mengajukan visa Belanda.
Perlu diketahui saat ini jika anda ingin mengajukan visa Belanda, anda tidak datang ke kedutaan lagi, anda harus datang ke VFS (Agent).

Hal pertama yang perlu anda persiapkan (Berdasarkan Pengalaman Saya), adalah :
  1. Invitation letter
    Berhubung saya menggunakan surat undangan dari saudara saya surat ini sangat penting. Jangan lupa lampirkan rekening dan kontrak kerja karyawan dari pengundang. Berkas yang anda masukan di VFS adalah fotocopy dari invitation letter.
  2. Surat Keterangan Kerja
    Surat yang menerangkan anda bekerja di perusahaan apa. (Inggris)
  3. KTP dan KK 
    KTP dan KK saya translate sendiri. Contoh seperti gambar 1 dan 2 ya.

    Gambar 1. Contoh KTP

  4. Gambar 2. Contoh KK
  5. Itinerary
    Rencana perjalanan anda, tentu sangat dibutuhkan. Buatlah sesuai dengan kenyataan sehingga terhindar dari masalah2x yang akan muncul nantinya.
  6. Booking Hotel dan Pesawat
    Lampirkan juga booking hotel dan pesawat anda, untuk kasus saya, saya tidak melampirkan penginapan di Belanda hal ini dikarenakan saya akan menginap di saudara saya selaku pengundang.
  7. Eurail
    Anda akan diminta untuk membuktikan bagaimana cara anda berpindah tempat, bisa dengan lampirkan pembelian eurail, saat saya apply Visa, saya hanya melampirkan Eurail saya dan tidak melampirkan reservasi kereta saya.
  8. Mendaftar di VFS
    Buatlah temu janji dengan agent sebelum anda memasukan berkas anda.
  9. Fotocopy Rekening Tabungan
    Nah sebenernya ada yang bilang gak perlu karena anda undangan jadi yang dilihat hanya rekening pengundang saja, tetapi ada juga yang bilang perlu, saya memilih untuk menyertakan fotocopy rekening saya, berapa uang yang dibutuhkan? Dari informasi yang saya cari saya menemukan bahwa setidaknya 34 euro/day.
Itulah hal-hal yang saya siapkan untuk pengajuan visa saya, dan 1 minggu kemudia saya sudah dapat informasi bahwa visa saya sudah diambil. Saat pengambilan visa rasanya deg-degan banget walaupun harus ditutup dengan happy ending :P

Tips: saat ke VFS dateng lah ontime, anda diperbolehkan masuk lima menit sebelum waktu janji anda, yang kedua jangan hidupkan HP anda, saya di tegur oleh satpam karena menghidupkan hp (maaf norak niat mau dengerin lagu doang sebenernya), jangan lupa paling cepet anda datang ke VFS adalah 3 bulan dari jadwal keberangkatan anda dan tips terakhir letak loket netherland ada dipaling ujung kanan, jangan sampe salah tunggu ya.

Semoga tipsnya bermanfaat yaaa

Saturday, June 03, 2017

Cara Reservasi dan Booking Menggunakan Eurail

Hallo pengunjung setia wadezigdezig.blogspot.com, kali ini saya akan meneruskan artikel saya, mengenai bagaimana cara kita melakukan reservasi + booking kereta dengan menggunakan Eurail, yang mana pada artikel sebelumnya saya membahas tentang noda transportasi apa saja yang bisa anda pilih selama di eropa.

Pertama, anda harus sudah memiliki tiket eurail, selanjutnya masuk ke webiste ini, silakan melakukan pendaftaran terlebih dahulu, setelah anda melakukan pendaftaran silakan aktivasi account anda dan melakukan login.
(Gambar 1)
Saat anda dibawa ke halaman dashboard, pilihlah halaman my profile, input terlebih dahulu data diri anda sebelum membuat rute perjalanan andam seperti gambar dibawah ini :

(Gambar 2)

Selanjutnya mulailah mencari perjalanan yang anda inginkan pada halaman my itinerary dan mengklik new trip akan tampil pop up seperti dibawah ini :

(Gambar 3)

Nah nanti keluar hasilnya dan silakan pilih, disini ada informasi mana tiket yang membutuhkan reservasi dan booking dan mana yang tidak membutuhkannya contoh pada gambar 4, dapat dilihat pada perjalan dari SALZBURG HBF (Austria) to MUENCHEN HBF (Germany) tidak membutuhkan reservasi sedangkan perjalanan selanjutnya membutuhkan reservasi. 

(Gambar 4)
Selanjutnya silakan anda melakukan pembayaran pada kasus saya gambar 4 tiket sudah dilakukan pembayaran sehingga tidak ada tombol add payment disana. 

Hal yang perlu diketahui untuk tiket dibagi menjadi 2, yaitu E-Ticket dan Paper. 
Untuk E-Ticket, tiket anda akan dikirim ke email anda, sedangkan untuk paper, tiket akan dikirimkan ke alamat anda, contoh tiket bisa dilihat pada gambar 5 oh iya, tiket dikirim dari Singapore bukan dari Eropa seperti pemikiran saya diawal.

Selain itu setiap kita melakukan reservasi kereta kita dikenakan biaya booking kereta sebesar 8 Euro, jadi jika anda tertarik untuk menggunakan eurail jangan sampe lupa untuk menghitung biaya booking dan reservasi kereta anda, karena saya cukup terkejut setelah mengetahui total uang yang saya keluarkan, yang mana mencapai 2 digits hahaha. 


(Gambar 5)

Untuk memesan kereta malam anda bisa memilih kelas sesuai budget anda, contoh seperti pada gambar 6, pilihan pertama saya adalah First class double sleeper, dan pilihan kedua saya adalah First class seat, berhubung saya tidak kebagian  First class double sleeper sehingga pihak eurail membooking tiket saya First class seat (sebenernya saya merasa beruntung sih saya tidak kebagian first class double sleeper, why? harga reservasi untuk first class seat saja sudah bikin saya melongo apalagi option pertama saya hahaha. Tap jangan kawatir, jika anda sudah memesan dan tidak setuju anda diizinkan untuk melakukan pembatalan (jangan kaya saya, I don't have any choice, so I bought that ticket hahaha)

(Gambar 6)

Sebelum saya tutup, anda  dapat meminta untuk di -booking-kan tiket kereta yang selalu di dekat jendela, enak kan jadi bisa sambil liat-liat pemandangan. Oh iya, saya tidak dikenakan biaya kirim untuk pemesanan tiket type paper. Jadi saran saya langsung saja anda melakukan reservasi kereta jika sudah ada tiketnya, jangan seperti saya digantung, gara-gara tiket gambar 6 keluarnya lama sekali (saya tanya ke customer servicenya, cycle dia update data 6 bln sekali) dan amit-amit tiket yang diincer tiba-tiba sold out bisa bad mood deh :P

Untuk total biaya nanti ya, saya akan buatkan total biaya perjalanan saya keseluruhan. Semoga bermanfaat :D

Friday, January 20, 2017

Susahnya membuat Itinerary ke Eropa

Haiii Guys,

Ternyata guys membuat itinerary untuk jalan-jalan ke Eropa itu sangat susah !@#$%^&*(). Why? kalo dah why jawabannya karena, iya karena variabel yang di gunakan buanyaaaakk buanget. Walaupun saya sudah ada pengalaman buat itinerary ke negara asia tetap saja, membuat itinerary untuk Eropa ribet dan kadang bikin mood labil, kenapa? karena, semua gerak gerik kita pasti selalu bersingungan dengan satu variabel, yaitu UANG dan perlu saya akui hal termurah di Eropa memerlukan biaya yang mahal!!!! (Buat kantong kaya saya ^^Y)

Kenapa jadi ribet dan susah? okai, hal pertama  yang saya lakukan adalah observasi, sebenernya untuk kali ini saya perlu jujur mending baca jurnal ilmiah untuk menyelsaikan tesis saya dari pada observasi baca trip perjalanan orang lain, kenapa? saat saya membaca dan mendapatkan hal yang menarik dari perjalanan orang lain maka itinerary saya makin panjang daaaan yang bikin mumet adalah semuanya adalah cost, yang mana cost disana tidak ada yang murah, tapi masa udah kesana gak ke tempat itu nah tambah jadi galau akut, lagi-lagi yang diliat adalah variabel uang

Langsung muter lagu Jessie J 
It's not about the money, money, money
We don't need your money, money, money
We just wanna make the world dance,
Forget about the price tag

Okai, setelah melupakan tentang price tag seperti kata Jessie J. Akhirnya terjadilah kata-kata motivasi "experience more valuable than money" #eaaaa #menghiburdiri
Trip ke Eropa ini setidaknya akan dilakukan selama 18hari, di otak saya rasanya pingin keliling ke 26 Negara yang memiliki visa schengen (dasar gak tau diri), setelah terkena racun sana sini jadilah itinerary saya seperti ini, include Belanda pastinya (secara base camp)* :


* Sudah fixed kurang lebih seperti gambar diatas, tapi untuk detailnya di kota tersebut masih bisa berubah lol.

Jadi, setelah mempelajari beberapa literature terpilih lah 7 negara tersebut, yang mencuri hati saya. Mau tau berapa lama saya buat itu? saya menghabiskan setidaknya 2 bulan untuk memilih 7 negara tersebut #gilaayak #ituajadetailitinnyamasihberubahubah

Saya jabarkan alasan mengapa saya memilih 7 negara tersebut, tapi jangan ketawa ya, please :P

  • Belanda, ini adalah base camp saya, jadi gak ada alasan khusus selain bersilaturahmi ke saudara saya yang tinggal disana, tapi setelah mempelajari Belanda, yang pasti saya mau keju keju keju hahaha. 
  • Paris, sejujurnya waktu perjalanan saya paling singkat adalah di negara ini, saya hanya ingin melihat seperti apa sih menara eiffel itu
  • Portugal, awalnya saya gak mau ke sini, tapi pas dikasih foto old tram di Portugal saya langsung pingin kesana, dan saya inget disana pasti surga egg tart secara favo hahaha.
  • Switzerland, kalo negara ini mah gak usah disebut gak usah dibilang 1 foto bisa langsung jatuh cinta berkali kali #lebay, indah banget pemandanganya, biarlah ini negara mahal banget tapi saya suka banget liatnya (forget about the price tag lah yaaa)
  • Italy, sebenernya tujuan utama adalah Venice, saya pingin naik gondola, ya kalo gak sanggup liat gondola asli (kemarin udah liat yang KW di Macau hahaha)
  • Slovenia, pertama kali jatuh cinta karena saya melihat di youtube, ada vlogger yang bisa beli susu 1lt di vending machine, dan tujuan saya kesana pingin nyoba itu wkwkwkw 
  • Austria, Hallsat adalah tujuan utama saya, mau liat pemdangan yang indah disana.. 
Sesudah memilih 7 negara tersebut saya mencoba untuk melakukan breakdown secara detail dan untuk pertama kalinya saya butuh 5 tabs di excel saya untuk mempermudah menyusun acara perjalanan saya.

Tab 1, berisi tentang itinerary saya (ya sebenarnya ini hanya ancer-ancer saja) :
Dalam gambar dibawah saya buat acuan seperti pesawat #1; Kereta #15; #Hotel3; EF#6 (biaya tiket masuk); jadi dengan acuan tersebut saya pindah tab dan mencari sesuai nomor yang telah diberikan (biar gak pusing, eh tetep aja pusing ini cuman swiss doang gak usah ditanya panjangnya ni excel kayak apa wkwkwk..

Nah setelah asik membuat itinerary saya mulai melihat biaya yang harus dikeluarkan dan biaya tersebut sudah gak ngawang-ngawang lagi, dan sebenernya hati saya mulai bergetar melihat bill-nya (apakah ini yang dinamakan cinta? #mulai error) 

Tab 2, berisi tentang detail kereta; Tab 3, berisi tentang Hotel plus biayanya; Tab 4, Pesawat apa saja yang saya gunakan; Tab 5, berisi tentang biaya tiket masuk yang harus saya keluarkan.

Buat yang mau ke Eropa selamat buat itinerary kamu yaaa, percaya deh biar bikin tongpes kantong pasti masih ada negara-negara yang pingin dikunjungi lagi. Untuk kali ini statement saya berubah, jalan-jalan di Indonesia murah loh hahahaha...





Tuesday, December 20, 2016

Aigis Arira, S.T., M.MSI.

Eh sorry ya, kalo judulnya narsis banget, tapi memang mau narsis deng #eh gw dah sah loh pake gelar itu #noraklagi

Yeeeee, akhirnya saya diizinkan untuk mengikuti acara wisuda, dimana saya sudah dibuat galau tingkat akut dan merusak mood seperti cerita disini. Bener - bener saya boleh ikut wisuda udah last minute banget, dan kebayang dong kita gak ada gladi bersih karena ditakutkan keadaan tidak kondusif. Ya ga apa sih, secara ini kan kali ke dua gw wisuda, yang jelas gw bisa denger lagi lagu gaudeamus igitur.

Persiapan
Bakat dandan gak punya, kebaya pake yang ada aja, yang pasti dan yang jelas saya ngotot tot tot tot, ke orang tua saya agar mereka kali ini hadir ke acara wisuda saya, karena saya dan adik saya saat S1 orang tua yang dateng digilir, saat saya wisuda Ayah saya yang hadir dan saat Adik saya wisuda Ibu saya yang hadir. Saya bilang masa iya tega harus ambil S3 supaya Ibu dan Ayah dateng ke wisuda HAHAHAHA.

Back to topic, saat minggu itu gw baru tau gw diizinkan ikut wisuda tentu gw bingung yang namanya harus ke salon, akhirnya gw memutuskan untuk hunting salon di daerah gw, banyak banget tempat salon yang gw datengin sampai akhirnya gw memutuskan yang deket rumah dan paling reasonable dengan harganya juga.
Secara kudu udah melek dari jam 4 pagi yaaa.

H-1
Kel. saya baru dateng H-1 malam dari Bandung, formasi full, rasanya seneng deh beneran ga bohong :P

Hari H
Gw udah bangun pukul 04.00 dah melek tuh mau ke salon, kita janjian jam 04.30 pas gw dateng si salon ga ada tanda tanda kehidupan udah parno lahhh, gw gak bisa dandan si salon gak ada tanda kehidupan, saat udah pasrah gw mau pulang eh tau tau lampu salon hidup, horaaaai jadi didandanin.

Beres dandan drama berikutnya, deg deg ser gitu, takut telat wkwkwkw. Tapi untung gak telat, akhirnya ibu dan ayah bisa masuk ke acara tetapi ade gw gak bisa, karena gak ada tiket terusan eh salah tiket tambahan yang bisa dibeli. Makasih ya sabar menunggu.

Proses wisuda lama juga rupanya, pengalaman S1 saya kan mahasiswanya sedikit, jadi ini sampe ke ngantuk ngantuk nungguinya hahaha. Untung gak pake salah dan semuanya berjalan lancar walaupun gak ada gladi bersih.
(Resmi Baret 2)


After narsis bareng temen-temen kita pulang dan langsung foto keluarga. Ini juga satu paket spesial request dari gw, karena sampai dengan saat ini, gw gak punya foto keluarga hahaha...



Semoga setelah lulus ilmunya jadi berkah buat gw, bisa berguna buat yang lain juga yaa.... Kira kira begitulah ceritanya hahaha..