Labels

Sunday, December 02, 2012

Caringin Tilu

Halo Halo, lagi pingin nulis disini kali ini aku angkat cerita tentang caringin tilu karena memang baru kemarin saya kesana. Sebenarnya saya sudah sering dengar Caringin Tilu yang katanya pemandanganya indah. Tetapi  berhubung gak ada temen kesana akhirnya tak pernah lah saya kesana. Nah kebetulan kemarin ada seorang teman kantor yang mau di ajak menemani saya kesana dan dia juga belom pernah kesana. Jadi lah kemarin kami BERPETUALANG kesana.
Okeh karena ini adalah kali pertama tentu saya mencari informasi bagaimana menuju kesana hahaha, kita berdua buta arah arah buta 8-x. Saya tanya sama temen - temen saya yang sudah kesana dapat lah arah yang dimaksud yaitu masuk dari padasuka lanjut ketemu saung mang udjo, dan tinggal ikutin arah ke Cartil, Jawab saya dengan cepat Okeh eh tapi si doi masih nambah disana tanjakannya Curam, DERRRR langsung deg degan saya, saya pikir saya baru tanya ke satu orang akhirnya saya tanya keteman yang lain dan semua bilang bahwanya tanjakan kesana ekstrim tapi jalannya mulus di aspal, mendengar statement itu hati saya dag dig dug der, terdiam untuk mengambil keputusan ready gak ya kesono bawa kendaran ini hahaha..
Ya akhirnya dengan modal NEKAT dan PERCAYA bahwa kendaraan ini sanggup akhirnya jadilah kami kesana. Pukul 13:30 saya berangkat dari rumah menuju rumah teman saya, dari rumah teman saya kami berangkat pukul 14:30 (Bandung ya kalo dah hari sabtu perjuangnya berasa kekeke). Start dari sini lah pertulangan kami dimulai, untung teman saya ini tau jalan pintas setidaknya gak perlu macet macetan lagi langsung hajar jalan padasuka, tak lama kami lihat disebalah kanan jalan ada saung mang udjo dalam pikiran saya okeh berarti jalannanya sudah benar tapi didepan medan seperti apa yang akan saya lewati >.<....
Wah wah wah tanjakan satu lewat, tanjakan dua lewat, tanjakan tiga berasa berat matikan AC, buka jendela Full dan swear swear angin dan udara sejuk langsung menyambut nikmatnyaaa.. menikmati pemandangan yang indah membuat saya lupa dengan medan yang akan saya lewati tersebut.
Disatu titik saya memutuskan untuk berhenti, untuk bernasis ria hahaha, walaupun belum sampe atas bener, setelah narsis ria lanjutlah kami dan ENGINGENG tanjakan ini sungguh terasaaaaaaaaa sangat beraaaattt, hingga saya menghentak hentakan kopling agar kendaran ini dapat berlaju ya setidaknya tidak mundur dan tidak mati memang. Tapi memang dari tanjakan yang berat itu viewnya cuakeeppp, dan sudah terlihat saung saung untuk nongkrong, hm tapi kami memutuskan untuk naik lagi karena katanya ada saung yang paling tinggi dari sana katanya viewnya cakep. Akhirnya saung saung tersebut kami lewati. Disaat jalan menaik saya ragu dengan melihat kondisi jalan yang Muakin sempit dan muakin menanjak akhirnya bertanyalah kami keatas, pas dikasih lihat memang sudah terlihat saungnya tapi jalan kesononya juga dah terlihat ekstrim akhirnya saya memutuskan untuk puter arah di jalan yang sempit ini >.< dan harus berpuas diri nangkring di saung saung sebelumnya. EH TAPI saung saung itu sudah dapat memberikan view kota bandung langsung dengan hamparan pemandangan yang Indah lohhhh....
Setelah puas liat pemandangan dan merasakan seliweran angin kami memutuskan untuk pulang, dan mampir di saung mang udjo karena kami ingin tau isinya apa. Ya Disini ternyata ada pentasnya seninya setiap hari start pukul 15:30 (klo tak salah) sd selesai dengan biaya Rp.70.000(Sabtu/Minggu) dan Rp,60.000.(Senin-Jumat). Berhubung kami juga sudah lewat waktu pentas jadi kami hanya mampir melihat souvenir disana, dan teman ku membeli beberapa souvenir, Lanjut dari sini kami pulang kerumah masing - masing hehehehe..



5 comments:

insan marhaen said...

Salam sore Aigis...

Muga sejahtera.

Giz said...

Halo Om salam sejahtera kembali. Om kemarin tahun baruan aku ke Malaysia dan Langkawi. Tapi aku gak tau bagaimana kontak Om jadi maafkan diriku tak bisa berjumpa dengan Om.

WIRA TLI said...

Endang surendang ya...hawanya semliwir..cool..sejuk. And pemandngannya segar..ijo royo2...tapi pas naik ke atas lagi tanamannyanya br ditanam, jd warna colat tanah basah terhampar luas. Wah, teteup endaang bener..jalan2 ke gunung. Btw, warung yg yg di puncaknya, gw curiga, yg jaga orang apa bukan ya...wkwkwkwk :)

insan marhaen said...

Kenapa tidak ada catatan tentang Langkawi di sini?

Giz said...

hehehe ia om belum sempat menulis lagi, nanti akan saya tuangkan disini hihihi