Labels

Wednesday, January 19, 2011

Technical writing(B.Indonesia) VS Disleksia

Mau bercertia tentang semester 7 kemarin yang sudah saya lalui, pada semseter 7 ini aku mengambil matakuliah Technical Writing alias B.Indonesia. Sebenarnya pada saat saya sedang berlibur di semester 6 saya SANGAT gelisah menghadapi semester 7 dan bertemu B.Indonesia(Setidaknya lebih menakutkan dari pada saya bertemu matakuliah MatiMatian eh salah Matimatika pada saat semester 1 atau 2. Berlanjut pada kegelisahaan saya akhirnya saya putuskan untuk membeli buke EYD(Ejaan Yang Disempurnakan), buku sudah ditangan mulai membaca AGHHH tidak ini sangat memusingkan, sambil tetap menunggu semester 7 datang hanya ada kegelisahaan yang ada. Dan akhirnya Awal semester 7pun tiba (-__-). langsung menghadapi kenyataan bahwa kelas TW sangat penuhhhhh sampe-sampe dosen berbicara menggunakan pengeras suara. Dan saya memutuskan untuk duduk dibelakang bersama teman-teman. saat minggu-minggu pertama semua berjalan biasa aja dosen menjelaskan seperti biasa, tiba-tiba dosen meminta mahasiswa mengeluarkan kertas selembar(wahh perasaan sudah tidak enak) dan ternyata benar(latihan), saat latihan sudah selesai dosen memerintahkan untuk memberikan kertas kepada teman sebelah kita(yang sialnya sebelah gw adek kelas gw -_-). saat terjadi pemeriksaan dia tanya ini maksudnya apa?, terus gw intip-intip jawaban gw sama dia dibenerin(wah jadi malu hati gw hahahaha... pura-pura ga kenal dah)... Akhirnya setelah beberapa minggu terlewati akhirnya saatnya UAS, jreng jreng bingung, dan hasilnya pun tak bagus-bagus sekali -_-!. dalam matakuliah ini diberikan tugas membuat makalah sekelompok yang terdiri dari 2 orang kebetulan partnerku adalah jeung vally, dan hal yang menyenangkan adalah bahwa UASnya tidak seperti UTS jadi take home(LEGAAA) dan disuruh membuat proposal dan artikel(klo ga salah inget). ada satu hal yang saya inget dan tidak terlupakan pernah suatu saat dosen memberikan tugas sebenarnya saya tulis tugas itu dan saya lingkari yang mana saja, dan saat pengerjaan saya kurang pede bertanyalah kesana kemari dan ternyata saya salah bertanya(maka sesat dijalan) akhirnya saya kerjakan sesuai dengan yang dibilang oleh teman saya, keesokan harinya saat tugas tersebut dikumpul entah mengapa harus tulisan saya yang DIBACA di depan kelas padahal banyak yang salah juga. Ahhhh hal ini sejujurnya membuat aku down, dan semi putus asa tapi aku tetap mengerjakan tugas-tugas lainya. Semester 7 selesai saat yang paling degdegan adalah menunggu nilai keluar. Didalam hati aku sudah berata semoga lulus C pun tak apa, asal jangan ngulang deh -_-! pasrah mode on. dan akhirnya keluar lah nilai TW saya dan sempat kaget dan tidak percaya kenapa bisa begitu aneeeehhhh saya dapat B+ wahahahaha ini sangat ANEHHHH, karna ternyata saya bisa melaluinya dan kegelisahaan menunggu pelajaran ini sudah terjawab. Sekedar info yang dpt B+ hanya 6 orang dan A 1 dari banyaknya orang yang mengikuti matakuliah tersebut... Aku sungguh sangat heran, aneh tapi SENANG hahaha.

3 comments:

marinki said...

Dear Agis,

Subhanallah, terus terang ini bukan keajaiban tapi ini benar-benar sesuai kemampuan yang Agis punya.
Saya senang bahwa orang yang rendah hati Insya Allah ditolong Allah, aamiin.

Rasa percaya diri harus ditingkatkan lagi ya.. ada titik kecil di kalbu yang Agis simpan padahal itu sebetulnya perasaan yang orang lain miliki. Ayoo saatnya dibuang jauh-jauh... Agis terus maju.. semangat menatap masa depan ya Gis..

Do'a terbaik untuk Agis...
Salam hangat.

Giz said...

Ua terima kasih untuk semangatnya.. Maju terusss

Abu Hanifah said...

Tuhan sentiasa bersama dengan orang yang ikhlas dan yakin pada kekuasaanNya.

sybas Agis!